PODCAST BENTARA BUDAYA 2026 Lukisan pertama yang dijual Jais adalah karya cat air dari Jeihan Sukmantoro. Kisahnya kebetulan saja karena teman yang main ke rumahnya berminat dengan karya itu. Dari sana dia menyadari ternyata karya seni bisa dijual lagi dengan nilai yang menguntungkan. Keseruan pengalaman jual-beli pun dijalani Jais. Bahkan, dia tidak malu menyebut dirinya sebagai art dealer, sementara publik seni saat itu masih alergi dengan istilah ini. “Saya bukan kolektor, saya enggak punya galeri, dan nama pedagang seni terkesan lebih rendah. Tapi, saya enggak malu,” ungkapnya sambil mengingat sebutan art dealer bahkan disematnya dalam kartu nama. Menyadari dirinya adalah ‘pedagang’, Jais pun main all-out! Tidak tanggung-tanggung, dia berani door-to-door ke para pembeli hingga akhirnya dipercaya banyak kalangan dan menorehkan reputasi sebagai pialang seni. Nah, gimana rahasia kesuksesan Jais dalam bisnis jual-beli karya seni? Simak dalam podcast Bentara Budaya!