Lukisan
1940-1960    |     1960-1980    |     1980-2000    |     Lukisan Bali
Periode 1940-1960
Foto lukisan
Masmundari
Pesta Nikah II, 1987, 37 x 51 cm, Cat air di atas kertas

Masmundari sesungguhnya tak paham bahwa ia dilahirkan sebagai pelukis. Yang ia tahu, telah puluhan tahun hidupnya hanya bergantung pada rezeki yang ia peroleh dari hasil kerjanya menggambari dinding luar lampion kertas atau damar kurung. Gambarnya memang lucu dan unik. Ia suka membagi secara horisontal bidang gambarnya menjadi tiga bagian, hingga karyanya mirip komik. Dan memang, gambarnya selalu bercerita. Dengan bahan tinta bak dan pewarna tradisionil, dalam karya Pesta Nikah ini misalnya, Masmundari mendongeng tentang kesibukan kaum perempuan di tengah kemeriahan suasana pesta. Hanya perempuan. Mereka tampil dan berpakaian ala gaya noni-noni Belanda. Dan kesemuanya terlihat bekerja, kecuali dua bocah kecil dan satu yang "terbang", bergelantungan di antara lampu-lampu hias. Naif dan kocak.

  • Gerilya, 1990, 250 x 40 cm, Cat minyak di atas kanvas
  • Berjemur di Matahari, 1990, 120 x 80 cm, Cat minyak di atas kanvas
  • Anak-anak Sasak, 1990, 69 x 48, 5 cm, Cat minyak di atas kanvas
  • Cap Go Meh, 1990, 89 x 79 cm, Cat minyak di atas kanvas
  • Nenek dari Peliatan, 1987, 100 x 100 cm, Charcoal di atas kanvas
  • Pesta Nikah II, 1987, 37 x 51 cm, Cat air di atas kertas
  • Bakul Yogya, 1986, 77 x 108 cm, Cat minyak di atas triplek
  • Bukit Gersang, 1982, 96 x 72 cm, Cat minyak di atas kanvas
  • Dapur, 1981, 96 x 145 cm, Cat minyak di atas kanvas
  • Potret Diri, 1981, 65 x 50 cm, Cat minyak di atas kanvas
halaman :   1  2   3   4 
Affiliasi:
Dewan Kesenian Jakarta Galeri Nasional KELOLA
Copyright © 2005 - 2008 Bentara Budaya. All rights Reserved.